SCOUT MA AN NUR NUSA
Kamis, 23 Agustus 2018
Selasa, 21 Agustus 2018
PIONERING GARUDA
PIONERING GARUDA
Setiap tahun dilakukan perkemahan dalam rangka hari pramuka. Khususnya di kwarran kahu sulawesi selatan diadakan kegiatan DIANPINSAT DAN DIANPINRU dalam perayaan hari pramuka ke 57 ini. didalamnya terdapat kegiatan materi dan lomba. Ada beberapa kegiatan lomba salah satunya adalah lomba bangunan kreasi (pionering).
Dalam lomba pionering ini Pramuka MA ANNUR NUSA membuat bangunan kreasi bentuk burung garuda yang sesuai dengan tema pramuka tahun ini yakni pramuka perekat NKRI. dalam bangunan kreasi tersebut membutuhkan 65 tongkat.
Minggu, 29 November 2015
Selasa, 08 September 2015
materi pionering
C0ntoh pionering hasil karya Pramuka MA AN NUR NUSA yaitu : Jet Scout Putra, dan PALU(pesawat Lumba-lumba) putri.....




PIONERING
Apakah yang dimaksud dengan Pionering ? Nah pionering adalah membuat bangunan darurat. Bangunan darurat ini dapat dicontohkan seperti : Menara, Jembatan, Gapura, Perlengkapan perkemahan dll. Pionering dapat dibuat dengan menggunakan bahan utama yaitu kayu, bambu, rotan, besi, dll. Jadi dalam pembuatan pionering kita tidak bisa terlepas dengan " Tali-temali ". Alat lain yang menunjang pembuatan pionering adalah seperti : gergaji, tali, penarik, pisau atau gunting, dan palu. Silahkan saja sekarang klik link dibawah untuk melihat contohnya!
Materi Survival
Materi survival
RENCANA PEMBELAJARAN PRAMUKA
(RPP)
Materi : SURVIVAL.
Alokasi Waktu : 1x Pertemuan (25 MENIT)
A. STANDAR KOMPETENSI.
1. Mengetahui cara bertahan hidup di alam bebas.
B. KOMPETENSI DASAR.
1.1. Menemukan informasi dalam bertan hidup di alam bebas.
C. TUJUAN PEMBELAJARAN.
Setelah mengikuti pembelajaran standar komptensi ini, siswa diharapkan :
1. Dapat bertahan hidup di alam bebas.
D. MATERI PEMBELAJARAN.
1. Pengertian survival.
2. Tindakan Survival.
E. METODE PEMBELAJARAN.
1. Diskusi
2. Tanya Jawab.
F. KEGIATAN PEMBAHASAN.
Tiba-tiba pada suatu saat anda berada pada lokasi yang terisolir jauh dari peradaban. Oleh karena itu, maka dituntut suatu usaha untuk mempertahankan hidup dengan memanfaatkan keadaan yang ada disekitar. Hal ini berarti alam beserta isinya bukanlah merupakan kawan atau lawan. Sebenarnya alam tidak memihak, jadi dalam hal ini faktor penting dalam survival adalah kemauan untuk tetap hidup dan kemauan untuk mencari makan.
S – Sadarilah sungguh-sungguh situasi kita
U – Untung malang tergantung ketenangan kita
R – Rasa takut dan panik harus kita kuasai
V – Vakum berarti kekosongan, isilah segera
I – Ingatlah dimana kita berada
V – Vivo (vivere) berarti hidup, hargailah hidup
A – Adat istiadat perlu ditiru
L – Latihlah diri kita dan belajarlah selalu
Dari uraian diatas dapat disimpulkan difinisi dari survival, yaitu :
Suatu usaha untuk mempertahankan hidup dalam keadaan darurat dan berusaha untuk mengatasinya dengan memanfaatkan potensi yang ada.
Survival sendiri terdiri dari survival darat dan survival laut. Dapat dibagi lagi berdasarkan jenis medannya, sehingga dikenal :
a. Survival di hutan.
b. Survival di laut.
c. Survival di padang pasir.
d. Survival di kutub.
Pedoman yang harus digunakan
Hiduplah dengan segala yang ada disekitar kita, jangan menggantungkan diri pada bantuan orang lain untuk menyelesaikan tugas.
Dalam kalimat diatas pedoman yang harus digunakan adalah pedoman untuk HARUS HIDUP yang berarti :
H – Hadapilah situasi sulit dengan tenang dan bijaksana
A – Akal merupakan senjata ampuh
R – Rasa takut harus dihilangkan
U – Usaha melepaskan diri dari berbagai hal
S – Semangat dan tekad untuk mepertahankan hidup
H – Hormati adat setempat
I – Istirahat
D – Jangan sampai terjebak
U – Usahakan selamat dan jaga kesehatan
P – Praktekkan
Dalam Teknik Jungle Survival, secara umum teknik ini dibagi menjadi dua macam tindakan. Tindakan yang pertama adalah tindakan secara umum atau biasa dikenal oleh para pencinta alam dengan teori STOP. Tindakan berikutnya adalah tindakan pada saat terjadi musibah. Baiklah, mari kita mulai membicarakan tentang beberapa tindakan secara umum.
1. Tindakan Umum
Dalam menghadapi situasi yang sulit berusahalah untuk tetap tenang, istirahat yang cukup, perhatikan kondisi tubuh. Dan ingat pedoman STOP
S = Stop, berhenti dan beristirahat
T = Thinking, berfikir dan menyadari masalah yang dihadapi
O = Observe, mengamati keadaan sekeliling
P = Planning, membuat rencana mengenai tindakan yang akan dilakukan.
Problem yang dihadapi seseorang akan lebih banyak daripada berkelompok, karena semua resiko yang akan terjadi hanya dihadapi sendirian. Jangan bertindak sendiri sendiri jika survivor lebih dari satu orang.
Adanya pembagian tugas dan kerjasama kelompok dapat menghemat waktu dan tenaga. Demikian juga masalah psikologis akan lebih teratasi.
Tumbuhkan rasa kebersamaan berkelompok dan toleransi antar individu. Pilih salah seorang yang dianggap mampu untuk jadi pemimpin. Buatlah rencana dan ambil keputusan berdasarkan musyawarah.
2. Tindakan Saat Musibah
Beberapa pertimbangan dalam pengambilan keputusan untuk tetap tinggal di lokasi dan menunggu pertolongan tim SAR adalah :
* Survivor mengetahui bahwa telah terindeks oleh hubungan radio. Atau rute perjalanan ada yang mengetahui.
* Cari daerah terbuka untuk memudahkan tim SAR mengetahui dan bisa melakukan komunikasi lapang.
* Cari lokasi yang terdapat sumber air dan persediaan makanan.
Langganan:
Komentar (Atom)


























